13 Contoh Majas Metafora dan Pembahasan Artinya

Pengertian Majas Metafora dan Beberapa Contohnya

Metafora merupakan salah satu jenis majas yang kerap kali muncul dalam soal atau buku pelajaran. Di dalamnya, terdapat unsur perumpamaan terhadap dua hal yang berbeda. Contoh majas metafora dapat terlihat dari dua kalimat yang mengarah perbandingan.

Penggunaan majas secara umum bertujuan agar memberikan efek emosional tertentu terhadap pembacanya agar karya tersebut bisa lebih hidup.

13 Contoh Majas Metafora

13 Contoh Majas Metafora

Berikut ini adalah beberapa contoh majas metafora beserta artinya yang kerap dijumpai dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Tikus kantor masih banyak berkeliaran di negeri ini.

Dalam kalimat tersebut unsur metafora terletak pada kata “tikus kantor” yang berarti sebagai tukang korupsi atau koruptor.

  1. Si jago merah berhasil melalap banyak kios di Pasar Senen.

Pada kalimat di atas ditemukan istilah “si jago merah” yang diartikan sebagai api yang menyala dan berhasil membakar banyak kios di pasar.

  1. Sifat lapang dada harus mulai ditanamkan sejak dini.

Kalimat di atas mengandung istilah bermajas metafora. Istilah “lapang dada” dalam kalimat tersebut diartikan sebagai sifat dan sikap sabar yang harus mulai diterapkan mulai dari saat ini.

  1. Ayu merupakan sosok anak mas pak lurah.

Dalam kalimat diatas, terkandung majas metafora yakni istilah “anak mas” yang berarti sebagai sosok anak kesayangan yang dimiliki oleh orang tuanya.

  1. Ayu berhasil menjadi bintang kelas sejak usianya masih kecil.

Pada kalimat di atas terdapat unsur majas metafora yakni kalimat “bintang kelas” yang biasa diartikan sebagai juara kelas atau anak paling pandai yang ada di kelas.

  1. Dia kerap dikenal teman-temannya sebagai sosok kutu buku.

Kalimat di atas mengandung majas metafora berupa “kutu buku” yang berarti sebagai seseorang yang gemar membaca buku.

  1. Satu-satunya anak yang dimilikinya menjadi kepala batu.
BACA JUGA  4 Rumah Adat Terkenal di Indonesia dengan Bangunan Penuh Makna

Istilah “kepala batu” yang terkandung dalam kalimat di atas merupakan penanda majas metafora yang memiliki arti sebagai seseorang yang keras kepala atau susah diberi masukan dan nasehat.

  1. Setelah 5 tahun menanti, ia bisa menikah bersama dengan pujaan hatinya.

Kalimat di atas termasuk dalam majas metafora, hal tersebut terlihat dalam frasa “pujaan hati” yang memiliki arti sebagai seorang kekasih atau pacar.

  1. Kasih orang tua kepada buah hatinya tidak akan termakan oleh waktu.

Dalam kalimat di atas terdapat istilah “buah hati” yang termasuk dalam majas metafora sebagai istilah yang berarti anak kandung.

  1. Pada akhirnya, perseteruan tersebut berakhir di meja hijau.

Istilah “meja hijau” dalam kalimat di atas adalah majas metafora yang berarti sebagai pengadilan.

  1. Sejak ayahnya meninggal, ia menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga

Pada kalimat di atas, terdapat istilah “tulang punggung” yang memiliki arti sebagai andalan dalam keluarga, baik itu dalam mencari nafkah ataupun hal-hal penting lainnya yang semestinya dilakukan oleh kepala keluarga.

  1. Sekretaris kerap dianggap sebagai tangan kanan dari pimpinannya.

Istilah “tangan kanan” dalam kalimat di atas merupakan majas metafora yang memiliki arti sebagai seseorang yang bisa diandalkan dalam bidang tertentu.

  1. Dia merupakan penyanyi yang sedang naik daun sejak 2 minggu belakangan ini.

Dalam kalimat di atas terdapat istilah “naik daun” yang dapat diartikan sebagai seseorang yang sedang mengalami peningkatan popularitas.

Itulah contoh majas metafora yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain 13 contoh majas di atas, terdapat pula contoh majas metafora yang menggunakan istilah -istilah lain.

Dengan begitu, semakin banyak penguasaan terhadap istilah, maka secara tidak langsung juga bisa meningkatkan pemahaman terhadap majas metafora.

BACA JUGA  Surat Dinas: Struktur Pembuatan dan Jenis-jenisnya

You May Also Like

About the Author: administrator